Ibadah sunnah dan keutamaan hari raya Idhul Adha

infodejava | 00:23 | 0 komentar

Idhul Adha meruoakan hari raya kedua bagi umat Islam setelah hari raya Idul Fitri. Makna dan kedalaman Idul Adha tak kalah dengan Idul Fitri.
Pada perayaan hari raya Idul Adha, umat Islam diingatkan banyakya peristiwa penting yang terjadi. Oleh karena itu kita pun diserukan untuk melaksanakan puasa sunnah idhul Adha
Banyak keistimewaan yang terjadi mengiringi perayaan hari raya Idul Adha sehingga kita pun disarankan untuk puasa sunah Idul Adha. Diantaranya Allah memberikan pelajaran yang sangat berharga melalui sebuah pengurbanan yang luar biasa dari Nabi Ibrahim dengan anaknya Nabi Ismail.
Kerelaan Nabi Ismail untuk ‘dikorbankan’ maupun keikhlasan Nabi Ibrahim mengorbankan anaknya seperti yang diperintahkan Allah memberikan pelajaran penting dari sebuah ketundukan dan kepatuhan Makhluk terhadap khaliknya.



Pengorbanan
Begitu juga hubungan yang terbangun dari seorang Ayah dengan anaknya yang demikian penuh kasih, mampu melahirkan pengorbanan yang luar biasa. Nyawa sekalipun akan diserahkan untuk ayahanda tercinta. Apalagi sebelumnya Nabi Ibrahim diketahui hampir berputus asa setelah sekian lama menanti lahirnya keturunan yang akan meneruskan risalah-Nya namun tak kunjung datang.
Pada hari raya Idul Adha juga menjadi momentum penting pelaksanaan ibadah haji. Haji merupakan rukun Islam terakhir yang wajib dilaksanakan bagi yang mampu. Haji merupakan simbol syiar dakwah perdamaian yang paling manusiawi. Seperti yang diperlihatkan Nabi Muhammad shalallahu alaihi wa sallam beserta pengikutnya saat melaksanakan haji yang pertama kali ditengah sengitnya perlawanan kaum kafir saat itu. 
Pada saat itu Mekkah masih dikuasai kaum kafir. Mereka pun siap menyerang setiap Muslim yang masuk ke wilayah itu. Namun dengan tanpa membawa senjata, umat Islam dibawah komando Rasullah mendatangi Ka’bah di Mekkah untuk melaksanakan haji. Jumlah umat Islam yang begitu besar membuat takjub dan gentar kaum kafir. Haji ini tercatat menjadi haji wada atau haji terakhir bagi Rasulullah dan haji  kemenangan umat Islam.

Janji Pahala
Untuk itulah umat Islam yang tidak sedang melaksanakan haji, ditekankan dan diserukan untuk melakukan puasa sunah Idul Adha, yaitu puasa Arafah.
Puasa ini dilaksanakan pada tanggal 9 Dzilhidjah atau sehari sebelum pelaksanaan pemotongan hewan kurban. Banyak keistimewaan dari puasa sunah ini. Bahkan dengan puasa sunah ini Allah menjanjikan akan menghapuskan semua dosa-dosa kita setahun yang lalu dan juga setahun yang akan datang.
Seperti yang tertuang dalam sebuah hadits sahih yang diriwayatkan Muslim bahwa Rasulullah shalallahu alaihi wa sallam pernah ditanya tentang puasa Arafah. Beliau menjawab bahwa puasa Arafah dapat menghapuskan dosa-dosa setahun yang lalu dan juga setahun yang akan datang.
Keistimewaan puasa arafah ini bahkan melebihi puasa-puasa sunah lainnya. Karena itu Nabi pun sering melaksanakan puasa sunah Idul Adha ini.

sumber: http://yadisyahid.web.id/?p=152

Category:

About GalleryBloggerTemplates.com:
GalleryBloggerTemplates.com is Free Blogger Templates Gallery. We provide Blogger templates for free. You can find about tutorials, blogger hacks, SEO optimization, tips and tricks here!

0 komentar